serba serbi mengenal Rumah Belajar dan PembaTIK pada tahun 2019
Saya adalal salah seoarang guru yang bertugas pada sebuah sekolah yang berada di Kota Ternate, Tepatnya di SDN 26 Kota Ternate.Seperti biasanya pada gugus di mana saya bertugas setiap 2 bulan sekali diadakan kegiatan atau pertemuan yang lebih dikenal dengan nama KKG ( Kelompok Kerja Guru) untuk membahas segala sesuatu yang berhubungan dengan tugas pokok saya sebagai seorang guru.Namun pada hari itu tanggal dan bulannya saya sudah agak lupa namun yang masih saya ingat adalah tahunnya yaitu 2019 di mana pada saat itu bertepatan dengan kegiatan rutin kami sebagai guru. Seingat saya pada hari itu kami tidak membahas hal- hal yang selama ini sesuai dengan yang telah kami sepakati bersama dalam KKG, namun kami dipertemukan dengan seseorang yang bagi saya sendiri saya belum mengenal beliau. Dari ketua KKG saya tahu bahwa beliau ( ibu tersebut bernama : IBU IRIANY HASAN, S.Pd M.Pd) beliau adalah seorang guru SMA NEGERI 2 TERNATE ( sebatas itu pengetahuan awal saya tetang beliau dan nama ini sudah tidak asing lagi ditelinga saya namun saya belum pernah behadapan lagsung sebelumnya). Namung yang lebih mengejutkan lagi bagi saya beliau adalah seorang DUTA RUMAH BELAJAR Propinsi Maluku Utara Tahun 2018. Jujur saya sangat bangga terhadap beliau ternyata Maluku Utara mempunyai seorang guru yang bertalenta dan punya segudang prestasi yang sangat
dibanggakan dan patut diperhitungkan.
Beliau tidak hanya sekedar memperkenalkan Rumah Belajar kepada kami namum beliau juga mengajak kami untuk bisa ikut bergabung dalam membaTIK. Lagi- lagi saya bertanya tanya apa itu membaTIK? apakan membaTIK seperti membuat pakaian( menjahit pakaian batik) setelah memdengar penjelasan dari beliau saya semakin mengerti ternyata membaTIK itu berkaitan dengan teknologi.Tapi setelah mendengar penjelasa beliau sangat agak phisimis apakah saya bisa mengikuti kegiatan tersebut?Karena jujur saja sya ketika itu belum tahu sama sekali yang namanya leptop. Begitu sampai di rumah saya mulaiberpikir apa yang telah disampaikan oleh beliau bahwa guru saat ini jangan melek IT kalau tidak mau tergusur oleh teknologi itu sendiri.Saya mulai menyemangati diri sendiri. mulailah saya meminjam leptop anak saya, dan mulailah saya mengutak atik leptop. Tak henti- hentinya saya membenahi diri untuk menjadi yang lebih baik. Semua ini saya lakukan untuk mempersiapkan diri untuk ikut pda pembaTIK level satu.Sebelun waktu pembaTIK level 1 di mulai kami didampingi oleh ibu duta Rumah Belajar Propinsi Maluku Utara 2018. Beliau tak mengenal lelah mendampingi kami untuk persiapan masuk pada pembaTIK level satu. Persiapan- persiapan yang beliau berikan kepada kami sangat luar biasa . Saya yang mulanya masih mengetik dileptop masih vanggung sudah mulai mengalami perubahan. Pendampingan beliau terhadap kami berlangsung setiap hari sebelum jadwal pelaksanaan penbaTIK level 1.
Setelah terjadi perkenalan antara kami guru- guru dengan beliau dari situlah saya tahu bahwa beliau bukan hanya seorang guru biasa seperti kami, namun beliau memiliki segudang prestasi dan pengalaman yang sangat luar biasa. Dari perkenalan dengan beliau saya sangat termotivasi pada diri sendiri seandainya saya bisa seperti beliau betapa sangat bangganya saya.Bangga bukan karena angkuh atau sombong namun bangga yang berarti sangat positif artinya bisa bersaing dengan guru- guru yang berada di luar dari kota ternate atau propinsi Maluku Utara. Awalnya beliau memberikan motivasi kepada kami guru- guru yang sebagian besar adalah guru SD. Bahwa sebagai guru tidak boleh membedakan di mana kalian bertugas baik di tingkatan sekolah maupun di mana tempat kalian mengajar atau baik di kota maupun di desa bahkan di daerah terpencil sekalipun. Kita punya kesemoatan yang sama untuk mengembangkan diri agar kita tidak ketinggalan. Apun kita kita adalah guru yang dianggap amampu dalam segala hal dalam menjalankan tugas kita. Oleh karena itu mulai saat ini kita harus berbenah diri.( awal basa basi ) sebagai tanda perkenalan beliau.
Setelah terjadi pembukaan percakapan perkenalan dengan basa basi positif, beliau memperkenalkan kepada kami tentang sebuah portal yang telah diluncurkan oleh Kemdikbud bekerja sama dengan Pustekom ( kini berubah nama menjadi Pusdatin) yaitu " Portal Rumah Belajar" mendengar istilah tersebut saya beependapat bahwa " Rumah Belajar " adalah belajar dari rumah, termyata pemikiran saya sangat keliru. " Rumah Belajar" adalah sebuah wadah yang didikan oleh kemdikbud bekerjasama dengan pusdatin adalah tempat semua orang yang berprofesi sebagi guru untuk meningkatkan kemampuan atau kompetensi dalam bidang IT. Hal ini dilakukan agar seluruh guru di indonesia jangan lagi melek IT, sebab dengan adanya perkembangan teknologi yang demikian maju turut pula mempengaruhi dunia pendidikan.Guru yang tidak mau berubah akan tergilan dengan IT itu sendiri. Oleh karena itu beliau mengajak kami dengan sesegera mungkin bergabung dalam" Rumah Belajar" dengan cara mendaftarkan diri pada link: https://belajar. kemdikbud.go.id.Karena saat itu data- data yamg diminta dalam pendaftaran sebagai peserta " Rumah Belajar" tidak kami siapakan maka kami diminta agar bisa mendaftarkan secara mandiri di rumah sesuai dengan arahan beliau.
Beliau tidak hanya sekedar memperkenalkan Rumah Belajar kepada kami namum beliau juga mengajak kami untuk bisa ikut bergabung dalam membaTIK. Lagi- lagi saya bertanya tanya apa itu membaTIK? apakan membaTIK seperti membuat pakaian( menjahit pakaian batik) setelah memdengar penjelasan dari beliau saya semakin mengerti ternyata membaTIK itu berkaitan dengan teknologi.Tapi setelah mendengar penjelasa beliau sangat agak phisimis apakah saya bisa mengikuti kegiatan tersebut?Karena jujur saja sya ketika itu belum tahu sama sekali yang namanya leptop. Begitu sampai di rumah saya mulaiberpikir apa yang telah disampaikan oleh beliau bahwa guru saat ini jangan melek IT kalau tidak mau tergusur oleh teknologi itu sendiri.Saya mulai menyemangati diri sendiri. mulailah saya meminjam leptop anak saya, dan mulailah saya mengutak atik leptop. Tak henti- hentinya saya membenahi diri untuk menjadi yang lebih baik. Semua ini saya lakukan untuk mempersiapkan diri untuk ikut pda pembaTIK level satu.Sebelun waktu pembaTIK level 1 di mulai kami didampingi oleh ibu duta Rumah Belajar Propinsi Maluku Utara 2018. Beliau tak mengenal lelah mendampingi kami untuk persiapan masuk pada pembaTIK level satu. Persiapan- persiapan yang beliau berikan kepada kami sangat luar biasa . Saya yang mulanya masih mengetik dileptop masih vanggung sudah mulai mengalami perubahan. Pendampingan beliau terhadap kami berlangsung setiap hari sebelum jadwal pelaksanaan penbaTIK level 1.
Seingat saya pada level ini (1) kami guru- guru sepropinsi Malut yang ikut berpartisipasi berjumlah sekitar 1000 lebih.Kami begitu antusias mengikuti pembaTIK level 1.Kami dibagi dalam beberapa bagian/ kelompok kerena memang keterbatasan saran dan prasarana namun semua dapat teratasi dengan baik. Setelah level 1 selesai kami menunggu pengumuman apakah lulus alias berlanjut pada pembaTIK level 2? dalam penantian pengumuman tersebut beliau tetap mendampingi kami dalam hal mengasah kemampua IT kami agar semakin baik.Kami tetap belajar bersama beliau. Tak jemu - jemu dan lelahnya beliau memberikan masukan kepada kami,. Menyemangati kami adalah senjata ampun yang beliau. Saya sengat memahami tujuan beliau adalah agar kami tidak mudah menyerah karena masih melek IT. Pada level ini kami dituntut untuk membuat video pembelajaran dan alhamdulillah video tersebut dapat saya selesaikan dengan baik dan tepat waktu. Semua ini berkat bimbingan dan arahan dari Duta Rumah Belajar 2018.
Tiba saatnya pengumuman peserta yang lolos pada level 3.Menanti pengumanan dengan hati yang penuh tanda tanya apakah masih bisa berlanjut pada level selanjutnya yaitu level 3? Alhamdulilah begitu pengumuman peserta yang berhasil masuk pada level 3 saya juga termasuk salah satu peserta pada level tersebut. Pada level ini bagi saya sudah mulai terbiasa dengan tugas -tugas karena tidak terlalu jauh berbeda dengan pembaTIK pada level 2. Hanya yang mengasyikan pada level 3 kami dikumpulkan dalam satu tempat yaitu Hotel Ternate Majang. Di situ kami di dampingi oleh pemateri- pemateri yang sangat luar biasa ternmasuk didalammya adalah Duta kami yaitu Duta Rumah Belajar Propinsi Maluku Utara 2018. Materi yang masih saya ingat adalah pembuatan video pembelajaran dan harus berbagi dengan teman- teman guru yang alain yang berada di propisi Maluku Utara.
Berdasarkan RTL yang saya buat, saya akan berbagi dengan teman - teman guru yang berada di Kabupaten Halmahera Utara. Dan hal itulah yang saya lakukan. Mengenalkan kepada teman - teman guru di Halmahera Utara tentanng apa itu '" rumah Belajar' denagan seluruh fitur- fitur utama dan fitur tambahan. Sama seperti saya sebelumnya , merekapun tidak terlalu paham tentang apa itu " Rumah Belajar" Namun setelah saya jelaskan mereka pun dapat memahami sekalian mendaftarkan diri untuk bergabung di dalam " RUMAH BELAJAR" harapan saya semoga dengan kita bergabung di Rumah Belajar" kemdikbud ini kita semakin dapat memperbaiki kualitas diri kita tertama dalam bidang IT
Akhir kata salam Rumah Belajar: Belajar di mana saja , kapan Saja dengan Siapa saja
# Merdeka Belajar
# Rumah Belajar Portalnya
# Maju Indonesia
Terima Kasih

Komentar
Posting Komentar